Kubiarkan kau gemetar termangu di hening senjamu mengeja samarnya goresan makna saat kau lacak jejakku lalu kau ukir prasangka di s...
Home » Fiksiminiku
Showing posts with label Fiksiminiku. Show all posts
Showing posts with label Fiksiminiku. Show all posts

Fiksimini: Monster
"Aaaaa ...! Aaaaa ...! Tolooooong! Mamaaaaa ...! Papaaaaa ...! Aku takut, Ma, Pa. Monster itu ngejar-ngejarku terus." Jantungku ...

FIKSIMINIKU: SUDAHLAH!
"Kasian ya perempuan itu, mukanya udah merah ... yang lain malah ngetawain." "Salah sendiri, kenapa sekolah cuman numpang ...

Fiksimini : Pembagian Rapor
“Ibu, Dede mana?” biasanya aku sebal mengobrol dengan adikku. Tapi kali ini entahlah, aku sedang bersemangat mencari tahu nilai raporny...

Fiksimini : Berat Timbangan
“Anak-anak, kalian tahu tidak siapa saja orang-orang yang akan masuk Surga?” Tanya pak ustad dengan semangat membara. “Tahu, pak ustad....

Fiksimini: Yang Datang Membawa Edelweis
Lampu teras nan temaram, menyoroti wajah putih Hana. Gelisah, sejak tadi mondar-mandir. Dari kursi satu ke kursi lain. Duduk, berdiri, duduk...

Fiksimini: Karena Lapar
Rumah Pak Udin-tukang rongsokan, malam ini penuh orang. Mereka mendatangi rumah bapak itu, karena mendengar teriakannya yang gak jelas. ...

Fiksiminiku : Bulan
Dia pernah bercita-cita ingin jadi astronot. "Ingin main ke bulan," katanya. Ingin ketemu Nini Anteh*) dan kucingnya, yang sering ...

Fiksiminiku : Raja Sancang
Sepasang mata berkilau kekuningan, pupilnya menyipit tertimpa cahaya bulan, mengintai di antara ranting kaboa. Gerakannya lincah, sebisu ...

Fiksimini: Roncean Bunga Muti
Ada berita dukacita dari tetangga rumah Muti, seorang ibu telah meninggal dunia. Sebagai tetangga yang baik, Muti dan ibunya membantu di san...

Fiksimini: Antabur Penghalus Wajah
Bunyi ringtone Whistle mirip siulan burung itu, mengganggu kosentrasi belajarku malam ini. Dengan malas, kuraih hp di atas meja rias. Rupa...

Fiksimini: Nasib Dinner-ku
Aku baru saja tiba di rumah. Rasa lelah dan mengantuk membuatku langsung berbunga melihat bantal guling yang memang bermotif bunga-bunga. B...

Fiksiminiku: Rumah Kenangan
Jalan mendaki ini berbatu-batu. Keringat berlelehan, padahal hari masih gelap. Adzan shubuh pun belum terdengar. Dengan berjalan kaki, baha...
Subscribe to:
Posts (Atom)